Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Selamat Datang di Website Resmi Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Sampaikan Pembinaan ASN, Sekretaris Badan Tekankan Nilai Kemanusiaan dalam Layanan Publik

  • Like:
  • 0
  • Share:
image
Pembinaan ASN yang dilakukan oleh Sekretaris BMBPSDM Kemenag RI, Wawan Junaedi di Aula Kantor BLA Makassar, Selasa (20/10/2026)

Makassar (BLA Makassar) --- Pelayanan publik yang baik tidak hanya mengikuti prosedur, tetapi juga harus memperhatikan nilai kemanusiaan dan kebutuhan setiap orang. Prinsip ini menjadi perhatian Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Wawan Junaedi, saat memberikan arahan kepada pegawai Balai Litbang Agama (BLA) Makassar di aula kantor BLA Makassar, Selasa (20/10/2026).

Wawan mengajak pegawai melihat kembali bagaimana nilai moderasi beragama diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Menurutnya, nilai tersebut tidak cukup dipahami sebagai pengetahuan pribadi, tetapi perlu terlihat dalam cara ASN melayani, memperlakukan, dan memenuhi kebutuhan orang lain.

“Bagaimana agar nilai atau dimensi moderasi beragama itu berdampak terhadap layanan publik,” ucap Wawan.

Ia menjelaskan bahwa pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan berarti memperhatikan keselamatan, kesehatan fisik dan mental, serta kebutuhan orang yang memerlukan perlakuan khusus. Misalnya, menyediakan fasilitas yang benar-benar bisa digunakan penyandang disabilitas, memberikan tempat duduk prioritas, serta mengatur antrean agar lansia, ibu hamil, dan ibu yang membawa anak kecil tidak kesulitan mendapatkan layanan.

Menurut Wawan, fasilitas dan prosedur pelayanan tidak boleh sekadar tersedia secara formal. Setiap fasilitas harus berfungsi dan memberi kemudahan bagi penggunanya. Karena itu, pegawai perlu mengevaluasi layanan di lingkungan kerja masing-masing untuk mengetahui apakah masih ada hal yang menyulitkan atau belum memperhatikan kebutuhan orang yang dilayani.

Ia juga mengingatkan bahwa empat dimensi moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan penghargaan terhadap tradisi, perlu tercermin dalam sikap dan tindakan ASN. Dengan begitu, nilai-nilai tersebut dapat dirasakan melalui pelayanan yang adil, nyaman, dan menghargai setiap orang.

Plt. Kepala BLA Makassar, Milawati, menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi pengingat bagi pegawai untuk menjalankan tugas dengan mempertimbangkan rasa kemanusiaan. ASN perlu memperlakukan orang-orang di sekitarnya dengan baik agar tidak ada yang merasa tersakiti atau diperlakukan secara tidak adil.

“Kita sebagai ASN harus mampu memilah dan memilih seperti apa tindakan kita memperlakukan orang-orang yang ada disekeliling kita,” ujar Milawati.

Milawati berharap nilai kemanusiaan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari pegawai, baik dalam menjalankan tugas maupun berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, pelayanan tidak hanya berjalan sesuai aturan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan penghargaan terhadap setiap orang.

Editor: Admin
Fotografer: Istimewa
Leave a Comment