Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

🔔 Headline: Informasi terbaru akan selalu ditampilkan di sini • Update berita & pengumuman resmi • Selamat membaca

STAIN Majene dan BLAM Jajaki Kerja Sama Manuskrip Keagamaan dan Ekoteologi

  • Like:
  • 1
  • Share:
image
Kunjungan STAIN Majene diwakili oleh Muhammad Dirman Rasyid, Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir bersama Syarifuddin, dosen Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir STAIN Majene di Balai Litbang Agama Makassar

Makassar (BLA Makassar) -- Upaya pelestarian khazanah keagamaan dan penguatan nilai kepedulian lingkungan kembali diperkuat melalui rencana kerja sama antara Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene dan Balai Litbang Agama Makassar. Kesepakatan awal ini dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Selasa, 13 Januari 2026.

STAIN Majene diwakili oleh Muhammad Dirman Rasyid, Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, yang hadir bersama Syarifuddin, dosen Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir STAIN Majene. Keduanya bertemu langsung dengan Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Muis Riadi, serta Analis Kebijakan, Asnandar Abubakar.

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama yang berfokus pada manuskrip keagamaan, serta penguatan program ekoteologi. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi akademik dan riset yang tidak hanya memperkaya keilmuan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Manuskrip keagamaan dipandang sebagai warisan intelektual yang menyimpan nilai sejarah, keilmuan, dan kearifan lokal. Sementara itu, program ekoteologi menjadi sarana penting untuk menanamkan kesadaran bahwa ajaran agama memiliki peran besar dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Melalui rencana kerja sama ini, diharapkan dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi pengembangan akademik tetapi juga bagi masyarakat melalui penyebaran pengetahuan keagamaan yang kontekstual, ramah lingkungan, dan mudah dipahami. Pertemuan tersebut menjadi titik awal sinergi yang diharapkan berkelanjutan dalam mendukung penguatan kajian keislaman dan kepedulian ekologis berbasis keilmuan.

Editor: Nurul Fadillah
Fotografer: Istimewa
Leave a Comment