Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

🔔 Headline: Informasi terbaru akan selalu ditampilkan di sini • Update berita & pengumuman resmi • Selamat membaca

Sarasehan Moderasi Beragama: Sinergi Merawat Harmoni di Kabupaten Sinjai

  • Like:
  • 0
  • Share:
image
Suasana Sarasehan Moderasi Beragama di Kabupaten Sinjai, Kamis, 03 Juli 2025

Sinjai (BLA Makassar) – Balai Litbang Agama Makassar bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Sinjai menggelar kegiatan Sarasehan Moderasi Beragama pada Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di Gedung PLHUT Kemenag Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini menghadirkan 40 peserta yang berasal dari berbagai unsur, seperti tokoh agama, masyarakat, akademisi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia, serta pihak terkait lainnya.

Sarasehan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama. Melalui dialog dan diskusi terbuka, diharapkan para peserta dapat membangun kesamaan frekuensi dalam menyuarakan pentingnya kehidupan beragama yang sejuk, damai, dan saling menghargai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, Faried Wajedi. Dalam arahannya, Faried menyampaikan pentingnya membumikan nilai-nilai cinta dan kasih dalam kehidupan beragama. Menurutnya, di mana ada cinta, di situ ada kehidupan. Ia menekankan bahwa kesatuan melahirkan persatuan, dan persatuan yang dibangun atas dasar cinta akan menciptakan sinergi serta energi positif dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus merawat trilogi kerukunan: kerukunan antarumat beragama, kerukunan intern umat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

Sarasehan ini juga menghadirkan Instruktur Nasional Moderasi Beragama yang juga merupakan Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Saprillah, sebagai narasumber. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan kebijakan strategis Kementerian Agama yang lahir dari kebutuhan untuk merawat keberagaman di tengah masyarakat. Ia menyoroti bahwa wacana moderasi beragama sering menimbulkan perdebatan, namun dari perdebatan itulah lahir diskursus yang konstruktif. Ia juga menjelaskan bahwa istilah moderasi beragama memiliki akar yang luas dan tidak terbatas pada satu agama saja. Konsep seperti middle path dan wasathiyah memiliki kedekatan makna yang perlu dipahami secara terbuka dan inklusif.

Selain itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Litbang Agama Makassar, Andi Isra juga turut hadir dan menyampaikan bahwa kebijakan moderasi beragama telah diperkenalkan oleh Kementerian Agama sejak masa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di tahun 2019. Kini, moderasi beragama terus disosialisasikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni dan perdamaian sosial. Balai Litbang Agama Makassar, sebagai salah satu satuan kerja di bawah Kemenag, menjadikan moderasi beragama sebagai inspirasi dalam membangun kolaborasi dan inovasi, termasuk melalui kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Sinjai

Kegiatan sarasehan ini dipandu oleh Syamsuddin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai masukan dan saran dari para peserta sebagai upaya memperkuat implementasi moderasi beragama di daerah, serta menjadikannya sebagai fondasi kokoh dalam membangun masyarakat yang toleran, rukun, dan berkeadaban.

Editor: Nurul Fadillah
Fotografer: Kaharuddin
Leave a Comment