Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

🔔 Headline: Informasi terbaru akan selalu ditampilkan di sini • Update berita & pengumuman resmi • Selamat membaca

Pustrajak PBA Gelar Finalisasi Instrumen IKSUB di BLAM

  • Like:
  • 0
  • Share:
image
Kegiatan Finalisasi Instrumen Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama Tahun 2026 di Aula Kantor BLA Makassar pada Kamis (11/6/2026).

Makassar (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama Makassar menjadi lokasi pelaksanaan Kegiatan Finalisasi Instrumen Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama Tahun 2026 pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyempurnaan instrumen survei yang akan digunakan untuk mengukur tingkat kesalehan umat beragama di Indonesia sebagai salah satu indikator utama dalam Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2025–2029.

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Arfi Hatim, menjelaskan bahwa finalisasi instrumen dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan mulai dari penyusunan konsep, uji coba lapangan, hingga uji validitas dan reliabilitas.

“Indeks kesalehan umat beragama ini merupakan salah satu indikator utama yang terdapat didalam renstra kementerian agama 2025-2029,” ujarnya.

Menurut Arfi Hatim, survei tahun 2026 akan menghadirkan sejumlah pembaruan. Salah satunya adalah penggunaan metode survei secara daring (e-survei) serta penyusunan enam kuesioner berbeda yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing agama. Langkah ini dilakukan agar instrumen yang digunakan lebih tepat dan mampu menggambarkan kondisi keberagamaan masyarakat secara lebih akurat.

Ia menegaskan bahwa pengukuran indeks kesalehan umat beragama tidak hanya melihat aspek ritual individu, tetapi juga implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial. Hasil survei nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program dan kebijakan pembangunan bidang agama.

“Jangan sampai ada gap antara umat beragama dan ajaran agama sehingga kesalehan individu, kesalehan ritual tidak berhenti hanya sampai di diri sendiri tetapi apa yang kita pahami dari ajaran agama kita ya itulah yang kemudian diamalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Muis Riadi, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Balai Litbang Agama Makassar dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis Kementerian Agama, termasuk kegiatan indeksasi yang telah dilaksanakan beberapa bulan terakhir.

Ia menegaskan bahwa seluruh pegawai turut dilibatkan dalam proses pengumpulan data lapangan sebagai bentuk komitmen bersama mendukung program kementerian.

“Gerakan-gerakan kami adalah gerakan bagaimana mendukung program khususnya program pemerintahan dalam hal ini adalah kementerian agama,” kata Muis Riadi.

Muis juga menekankan semangat kerja yang terus dibangun di lingkungan Balai Litbang Agama Makassar melalui prinsip kerja progresif.

“Progresif ini mempunyai makna yaitu profesional kemudian great artinya terbaik kemudian responsif, estetika dan kompetitif,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Tim Indeks Kesalehan Umat Beragama Tahun 2026, Rosidin, memaparkan hasil rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama dua bulan terakhir, termasuk proses uji coba instrumen di lapangan.

Selain pemaparan hasil finalisasi quesioner, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diminta mengisi barcode yang berisi pengalaman, kendala, serta solusi saat melakukan wawancara dengan responden di lapangan. Berbagai pengalaman tersebut kemudian dibahas bersama sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan survei ke depan.

Kegiatan finalisasi ini dihadiri oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama BMBPSDM Kementerian Agama RI Arfi Hatim, Kepala Balai Litbang Agama Jakarta Irhason, Kepala Balai Litbang Agama Semarang Muhaemin, Koordinator Tim Indeks Kesalehan Umat Beragama Tahun 2026 Rosidin, serta serta para peserta yang terlibat dalam pelaksanaan survei.

Editor: Nurul Fadillah
Fotografer: Istimewa
Leave a Comment