Travel Tips
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Makassar (BLA Makassar) --- Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kota Palu tahun 2026 mencapai 79,39 dengan kategori tinggi. Angka tersebut meningkat sekitar tiga poin dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 76,05. Hasil ini menjadi gambaran perkembangan kerukunan sekaligus pijakan untuk terus memperkuat toleransi, kesetaraan, dan kerja sama di Kota Palu.
Hasil tersebut disampaikan dalam Ekspose Hasil Pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Tahun 2026. Pengukuran dilakukan melalui kolaborasi Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar dengan Pemerintah Kota Palu, dengan dukungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu serta perangkat kelurahan sebagai pengumpul data di 46 kelurahan kota Palu.
Kasubbag TU Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, Andi Isra Rani, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pengukuran dilakukan secara terukur dan sistematis, mulai dari coaching enumerator, pengumpulan data, cleaning, hingga analisis dan pengolahan data. Proses pengumpulan data yang tepat waktu dan minim kesalahan turut mempercepat tahapan analisis hingga finalisasi hasil.
“Karena bagaimanapun hasil dari indeks tersebut sedapat mungkin muncul dari proses ilmiah yang terukur dan sistematik dan itu tentu merupakan hal yang sangat kami jaga sebagai wujud akuntabilitas kinerja dari Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar.” ujar Andi Isra di Aula Kantor BLA Makassar, Rabu (16/9/2026).
Berdasarkan hasil pengukuran, tiga dimensi IKUB Kota Palu Tahun 2026 menunjukkan capaian yang relatif berdekatan, yakni toleransi 79,27, kesetaraan 79,77, dan kerja sama 79,37. Capaian tersebut menghasilkan nilai IKUB Kota Palu sebesar 79,39 dengan kategori tinggi.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu, Abidin mengapresiasi proses pengukuran yang melibatkan ASN di 46 kelurahan. Menurutnya, hasil pengukuran dapat menjadi bahan untuk melihat kondisi kerukunan secara lebih terukur, terutama bagi Kota Palu yang memiliki keberagaman agama, etnis, dan suku.
“Kalau dari hasil yang tahun 2025 peningkatannya di tahun ini kurang lebih ada 3 poin dari beberapa indikator. Ada 3 indikator tadi yang dinilai, ternyata tahun ini kita mengalami peningkatan yang luar biasa sangat signifikan. Mudah-mudahan ini bisa jalan terus nanti ditahun depan” ucap Abidin.
Peningkatan IKUB ini menjadi salah satu gambaran perkembangan kerukunan di Kota Palu. Hasil pengukuran juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan penguatan berbagai program kerukunan bersama pemerintah daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta pemangku kepentingan lainnya agar tren positif tersebut dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
Leave a Comment