Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

🔔 Headline: Informasi terbaru akan selalu ditampilkan di sini • Update berita & pengumuman resmi • Selamat membaca

Finalisasi Penerbitan Jurnal Al Qalam dan Pusaka, BLAM Gelar Sidang Pleno

  • Like:
  • 0
  • Share:
image
Kegiatan Sidang Pleno Jurnal Al-Qalam Vol. 31 Nomor 2 dan Jurnal Pusaka Vol. 13 Nomor 2 T.A 2025 di Hotel Claro Makassar, Rabu, (12/11/2025)

Makassar (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan dan mutu publikasi ilmiah melalui kegiatan Sidang Pleno Jurnal Al-Qalam Vol. 31 Nomor 2 dan Jurnal Pusaka Vol. 13 Nomor 2 Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini menjadi tahap akhir dari proses panjang penerbitan dua jurnal unggulan Balai Litbang Agama Makassar yang berfokus pada pengembangan ilmu keagamaan, sosial, budaya, dan pendidikan Islam. Dalam sidang pleno ini, para mitra bestari, tim redaksi, dan pengelola jurnal melakukan pembahasan mendalam untuk menentukan artikel terbaik yang akan diterbitkan.

Kasubbag TU, Andi Isra, mewakili Kepala Balai membuka kegiatan secara resmi. Ia menyampaikan bahwa pengembangan jurnal ilmiah merupakan proses tanpa akhir (never ending process) yang mencerminkan pentingnya penguatan ilmu pengetahuan dan inovasi di lingkungan lembaga penelitian.

"Saya harap jurnal Al-Qalam ini masih tetap eksis. Terkait transisi Lembaga, kami harapkan segera tuntas,  kalau Lembaga kita sudah berubah tentu anggaran bisa lebih pasti," ujar Andi Isra.

Dalam sesi pleno, Ketua Tim Redaksi Jurnal Al-Qalam, Andi Hijaz Mukhtar, melaporkan bahwa dari 77 artikel yang diterima, sebanyak 49 artikel dinyatakan lolos Turnitin dengan tingkat kesamaan ≤20% dan melanjutkan ke tahap review. Sementara 28 artikel lainnya ditolak. Setelah melalui proses seleksi ketat, 16 artikel terbaik akhirnya dipilih untuk diterbitkan. Tema-tema yang diangkat dalam edisi ini meliputi pendidikan Islam, hukum Islam, kearifan lokal, hingga potret kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Menariknya, edisi kali ini diikuti oleh 58 penulis, terdiri atas 44 penulis dari Indonesia dan 14 dari luar negeri, menandakan meningkatnya reputasi internasional Jurnal Al-Qalam.

Sementara itu, Ketua Tim Redaksi Jurnal Pusaka, Rismawaty Rustam, menyampaikan bahwa dari 26 naskah yang diterima, sebanyak 22 artikel dinyatakan lolos Turnitin, dan 10 di antaranya dikembalikan kepada penulis untuk revisi lanjutan sebelum masuk tahap penelaahan mitra bestari. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dan review tetap dilakukan secara objektif untuk memastikan kualitas ilmiah setiap tulisan.

Para mitra bestari juga memberikan masukan konstruktif terkait peningkatan kualitas jurnal. Salah satu mitra bestari menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan Jurnal Al-Qalam sebagai “pasar akademik” yang telah memiliki reputasi kuat bahkan di tingkat internasional. Mereka juga menyoroti perlunya pengaturan yang lebih tegas terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan artikel ilmiah, agar tetap menjamin orisinalitas dan integritas penelitian.

Moderator sidang, Asnandar, mengapresiasi seluruh masukan dan menyebut bahwa isu penggunaan AI akan menjadi perhatian penting dalam kebijakan redaksi selanjutnya. "Memang AI bisa menjadi perhatian kita kedepannya, gimana nanti aturannya bisa kita perjelas lagi untuk jurnal kita nanti", ujar Asnandar.

Kegiatan ditutup secara resmi oleh Andi Isra, yang menegaskan harapan agar Jurnal Al-Qalam dan Pusaka tetap menjadi wadah akademik yang hidup dan terus berkembang. "Kami harapkan harapan positif kedepannya dimana jurnal Al-Qalam dan Pusaka tetap  bertahan". pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap kualitas, Sidang Pleno Jurnal Al-Qalam dan Jurnal Pusaka tahun ini menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan ilmu pengetahuan tidak hanya bergantung pada penerbitan semata, tetapi juga pada dedikasi semua pihak dalam menjaga kredibilitas, inovasi, dan integritas karya ilmiah.

Editor: Nurul Fadillah
Fotografer: Istimewa
Leave a Comment