Travel Tips
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Sidrap (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama Makassar menyelenggarakan Short Course Moderasi Beragama di Institut Agama Islam (IAI) DDI Sidrap pada Rabu–Kamis, 20–21 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 30 dosen dan tenaga pendidik IAI DDI Sidrap.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya sikap moderat dalam kehidupan beragama. Melalui materi yang komprehensif, peserta dibekali dengan wawasan keagamaan yang inklusif, toleran, dan relevan dengan tantangan keberagaman di masyarakat. Tujuan utama kegiatan ini adalah melahirkan individu-individu yang mampu menjadi agen perubahan, mempromosikan kerukunan antarumat beragama, sekaligus mendorong terciptanya harmoni sosial. Upaya ini juga diwujudkan dengan melakukan insersi eko teologi dan kurikulum cinta ke dalam konsep Moderasi Beragama, sehingga nilai-nilai keberagamaan semakin relevan dengan isu lingkungan dan kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan mencakup pembukaan, penyampaian materi, diskusi kelompok, presentasi hasil, hingga penutupan. Materi disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari ceramah, diskusi interaktif, ice breaking, hingga praktik berpikir konstruktif. Peserta diajak mengenali diri melalui personal mapping, menguji cara pandang lewat scenario thinking, hingga mendalami konsep moderasi beragama yang menjadi inti kegiatan.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Saprillah dan Alwiyah Nur Syarif yang dikenal sebagai Instruktur Nasional Moderasi Beragama. Ia memberikan materi dengan pendekatan partisipatif, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlibat aktif dalam menggali solusi terhadap isu-isu keberagamaan yang muncul di masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Aula IAI DDI Sidrap dengan suasana interaktif. Peserta dibagi dalam kelompok diskusi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus melatih keterampilan kolaboratif. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan, sehingga setiap peserta mendapat kesempatan berbagi gagasan dan memperkaya perspektif bersama.
Dengan konsep pembelajaran yang sistematis, Short Course Moderasi Beragama ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat komitmen peserta dalam menerapkan nilai moderasi dalam lingkungan akademik maupun sosial. Kehadiran dosen dan tenaga pendidik sebagai peserta dianggap strategis, karena mereka berperan penting dalam menanamkan nilai toleransi dan kebersamaan kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Balai Litbang Agama Makassar menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong penguatan moderasi beragama di berbagai lini, khususnya di dunia pendidikan tinggi. Harapannya, para peserta dapat menjadi pelopor dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis, damai, dan saling menghargai keberagaman.
Leave a Comment