Masuk

Search

Travel Tips

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lifestyle

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Hotel Review

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Selamat Datang di Website Resmi Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

BLA makassar dan Pemkab Luwu Timur Gelar Kick Off Pengukuran Indeks KUB Tahun 2026

  • Like:
  • 0
  • Share:
image
Coaching Pendahuluan Pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama di Malili, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (16/7/2026)

Luwu Timur (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama (BLAM) Makassar menegaskan bahwa pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) bukan sekadar kegiatan survei, tetapi menjadi langkah strategis untuk menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera. Pesan tersebut disampaikan dalam Coaching Pendahuluan Pengukuran IKUB yang berlangsung di Malili, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (16/7/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pengukuran IKUB Tahun 2026.

Kepala BLA Makassar, Muis Riadi, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang menjadikan penguatan kerukunan sebagai perhatian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat hidup berdampingan dalam suasana yang harmonis.

"Alangkah indahnya negeri ini kalau didalamnya kerukunannya berjalan dengan baik", ucap Muis Riadi.

Muis Riadi menegaskan, pembangunan tidak akan memberikan manfaat yang optimal apabila kehidupan masyarakat di dalamnya diwarnai konflik dan minim kerukunan. Karena itu, pelaksanaan pengukuran IKUB menjadi bagian penting untuk memotret kondisi kerukunan sekaligus menjadi dasar dalam menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

"Dengan adanya Indeks Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan Pemerintah Daerah bersama Balai Litbang Agama Makassar, diharapkan upaya ini menjadi langkah strategis untuk mengukur kondisi kerukunan sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat agar semakin rukun, damai, dan sejahtera." ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Muis Riadi menjelaskan bahwa BLA Makassar juga terus mengembangkan berbagai program edukasi kepada masyarakat melalui Trilogi Kerukunan. Program tersebut diwujudkan dalam Moving Trilogi Kerukunan yang menghadirkan dialog lintas agama, lintas budaya, dan lintas generasi, Visiting Class Trilogi Kerukunan yang memperkuat literasi keagamaan di sekolah dan perguruan tinggi, serta Sarasehan Trilogi Kerukunan Umat Beragama yang melibatkan pemerintah, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda.

la menjelaskan, seluruh program tersebut berlandaskan tiga pilar utama, yaitu ekoteologi, kurikulum berbasis cinta, dan moderasi beragama. Ketiganya diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat rasa kasih sayang antarsesama, serta membangun sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui Coaching Pendahuluan Pengukuran IKUB ini, BLAM berharap sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dapat semakin memperkuat upaya membangun masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai. Hasil pengukuran IKUB nantinya diharapkan menjadi pijakan dalam merumuskan berbagai langkah strategis untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di daerah.

Editor: Nurul Fadillah
Fotografer: Istimewa
Leave a Comment