Travel Tips
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Makassar (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) menjadi ruang berbagi pengetahuan keuangan syariah melalui kegiatan sosialisasi produk unggulan Bank Syariah Indonesia (BSI), yang digelar di Aula Kantor BLAM, Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pegawai dan masyarakat tentang layanan perbankan syariah yang adil, aman, dan bermanfaat bagi masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran BSI KCP Makassar Pettarani, di antaranya Muhammad Gustam Amrullah selaku Pimpinan Cabang, bersama tim funding, pembiayaan, layanan emas dan lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Muis Riadi.
Dalam sambutannya, Muis Riadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran BSI sekaligus berbagi pengalaman pribadinya sebagai nasabah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan perbankan syariah bukan sekadar urusan finansial, tetapi juga bagian dari nilai ibadah dan kebermanfaatan bersama.
"Saya menyampaikan ini karena benar-benar merasakan manfaatnya (sebagai nasabah BSI). Sesuatu yang baik dan nikmat jika dibagikan kepada orang lain, bagi saya, itu juga bagian dari ibadah,” ujar Muis Riadi.
Ia juga berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak pegawai BLAM yang memahami ragam produk BSI, mulai dari tabungan, pembiayaan, hingga investasi emas yang dinilainya relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini.
Sementara itu, Muhammad Gustam Amrullah, Pimpinan Cabang BSI KCP Makassar Pettarani, menjelaskan bahwa BSI merupakan hasil merger tiga bank syariah nasional pada Februari 2021 dan kini telah berdiri langsung di bawah Kementerian BUMN. Hal ini, menurutnya, memberi ruang lebih luas bagi BSI untuk menghadirkan kebijakan dan inovasi layanan yang lebih cepat dan mandiri.
“BSI memang satu-satunya bank yang ditunjuk sebagai bank syariah dan durian bank, durian bank itu bank emas.” ujar Gustam Amrullah.
Gustam juga menambahkan, BSI KCP Makassar Pettarani telah melayani berbagai instansi besar dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh nasabah.
Dalam sesi pemaparan, Maya, selaku funding BSI menjelaskan konsep dasar bank syariah dan berbagai produk tabungan. Ia menekankan bahwa seluruh layanan BSI bersifat syariah compliance, berbasis prinsip keadilan, keseimbangan, dan kemanfaatan.
Produk yang disosialisasikan antara lain Tabungan Payroll BSI yang bebas biaya administrasi, BSI Tapenas sebagai tabungan perencanaan masa depan, Tabungan Haji Indonesia, serta Tabungan Anak. Maya menjelaskan bahwa tabungan perencanaan sangat penting untuk kebutuhan jangka panjang seperti pendidikan anak, ibadah haji, hingga rencana liburan keluarga, dengan sistem yang aman dan disertai perlindungan asuransi.
Sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Ilham Irawan, Konsultan Banking Relationship Manager BSI, yang memaparkan berbagai produk pembiayaan, termasuk Mitra Guna Online. Produk ini memungkinkan pengajuan dan pencairan dana hanya dalam waktu sekitar 15 menit, dengan plafon hingga ratusan juta rupiah tanpa jaminan. Ilham menekankan keunggulan pembiayaan syariah BSI yang tidak mengenal penalti pelunasan. “Kalau di kami insyaallah tidak ada penalti.” ujar Ilham.
Selain itu, BSI juga menyediakan pembiayaan griya, pembiayaan pendidikan, pembiayaan pra-pensiun dan pensiun, hingga Mitra Guna Haji sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan keberangkatan haji keluarga dengan perencanaan yang lebih cepat dan terjangkau.
Sesi terakhir disampaikan oleh Sugeng Priantoro, Pawning Sales Officer BSI, yang mengulas produk investasi emas. Ia menjelaskan bahwa BSI menyediakan layanan gadai emas, cicil emas, dan tabungan emas dengan biaya yang lebih ringan dibandingkan lembaga lain. “Emas itu insyaallah jangka panjang itu kenaikannya 2x lipat.” ungkap Sugeng.
Melalui aplikasi BSI, nasabah dapat mulai menabung emas dari jumlah yang sangat kecil, bahkan mulai 0,02 gram, serta mencicil emas sesuai kemampuan. Sugeng menekankan pentingnya perencanaan investasi agar tujuan keuangan keluarga dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BLAM dan BSI berharap pegawai serta masyarakat semakin memahami alternatif layanan keuangan syariah yang aman, adil, dan bernilai ibadah. Sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog yang membuka kesadaran bahwa pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang keberkahan dan perencanaan masa depan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme, menandai komitmen bersama dalam mendukung penguatan literasi keuangan syariah di lingkungan kerja dan masyarakat luas.
Leave a Comment