Travel Tips
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Makassar (BLA Makassar) -- Balai Litbang Agama Makassar bersama MIN 2 Kota Makassar dan SDN Mannuruki Makassar bekerjasama menghadirkan program edukatif “Eco-Moderation Quest: Gen Alfa” di SMK Kehutanan Makassar. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026 ini menggabungkan permainan edukasi, eksplorasi alam, dan simulasi penyelesaian konflik untuk menanamkan nilai moderasi beragama sekaligus kepedulian lingkungan kepada generasi muda.
Program ini dirancang sebagai pembelajaran interaktif yang mengajak siswa memahami pentingnya toleransi, empati, anti-kekerasan, hingga tanggung jawab menjaga alam. Melalui konsep “Sahabat Sesama, Sahabat Alam”, peserta diajak melihat bahwa menjaga kerukunan sosial dan merawat bumi merupakan bagian dari nilai kehidupan yang berjalan beriringan.
Dalam pelaksanaannya, peserta yang berjumlah 30 orang yang berasal dari Min 2 Makassar dan SDN Mannuruki Mkassar dibagi ke dalam beberapa tim seperti Tim Pelangi, Tim Matahari, dan Tim Hutan. Mereka mengikuti berbagai permainan kolaboratif yang menekankan kerja sama lintas perbedaan. Mulai dari menyelamatkan “satwa” dalam simulasi bencana, menyusun puzzle rumah ibadah secara estafet, hingga memilah sampah sambil berjalan dengan kaki terikat.
Setiap pos permainan membawa pesan pembelajaran yang berbeda. Ada materi tentang toleransi, resolusi damai, tanggung jawab sosial, hingga ekoteologi atau pemahaman bahwa alam merupakan ciptaan Tuhan yang harus dijaga bersama. Seluruh aktivitas dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung praktik hidup rukun dan peduli lingkungan.
Kegiatan ini juga menghadirkan simulasi krisis yang mengajarkan peserta untuk saling membantu tanpa melihat latar belakang. Dalam salah satu permainan, siswa harus bertahan bersama di ruang yang semakin sempit sebagai simbol pentingnya persatuan dan kepedulian saat menghadapi tantangan bersama.
Sebagai penutup, peserta mengikuti “Deklarasi Gen Alfa Penjaga Bumi” dengan menempelkan daun janji berisi komitmen menjaga lisan, menghargai teman yang berbeda, menolong sesama tanpa pilih kasih, dan merawat alam. Prosesi ini menjadi simbol bahwa nilai moderasi dan kepedulian lingkungan harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui “Eco-Moderation Quest”, Balai Litbang Agama Makassar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat toleransi, serta kesadaran menjaga bumi sebagai amanah bersama.
Leave a Comment